23 of 365: ODOJ (One Day One Juz)

Kurang lebih sejak bulan Mei 2014, saya bergabung dengan Komunitas One Day One Juz atau yang dikenal ODOJ. Sudah lama sebenarnya saya tertarik untuk mengikuti komunitas tersebut, namun waktu itu saya terkendala dengan perangkat komunikasi yang masih berbasis Java, bukan Android, Blackberry, ataupun iPhone sehingga tidak bisa atau kesulitan menginstal aplikasi yang mendukung untuk mengikuti ODOJ.

Alhamdulillah sejak Maret 2014, karena handphone saya yang berbasis Java tersebut keypad-nya rusak, maka Ayah membelikan handphone berbasis Android dan sebulan lebih kemudian saya ikut ODOJ melalui teman saya yang kala itu juga menjadi admin salah satu grup ODOJ.

ODOJ merupakan komunitas yang mendukung anggotanya untuk menyelesaikan tilawah 1 juz per harinya. Komunitas ini terbagi-bagi lagi menjadi grup-grup kecil yang jumlah idealnya sejumlah juz di Al Quran, yaitu 30 orang. Tiap orang memiliki jatah juz per hari yang kemudian digilir tiap hari dan jika sudah selesai menyelesaikan tilawahnya melakukan laporan ke grup, sehingga jika konsisten melapor maka tiap orang dapat khatam dalam 30 hari. Grup ODOJ dapat menggunakan aplikasi Whatsapp Messager atau Blackberry Messager.

Bagi saya, mengikuti ODOJ tentunya menjadi tantangan sekaligus bentuk syukur tersendiri. Menjadi tantangan karena menguji istiqomah saya dalam menjalankan ibadah tilawah 1 juz ini. Adapun menjadi bentuk syukur karena banyak bertemu saudara-saudara baru dan yang tinggal di berbagai daerah di Indonesia serta beberapa orang WNI yang tinggal di luar negeri seperti Taiwan dan Malaysia. Admin grup saya yang sekarang pun sudah berganti, sehingga menambah saudara pula.

Selama 2014 bersama ODOJ, tentunya saya pernah tidak melapor, tidak memberikan kabar, maupun tilawah yang tidak sampai 1 juz. Kondisinya naik turun. Pun dengan teman-teman lainnya. Namun, di tahun 2015 ini, salah satu komitmen saya adalah bisa menyelesaikan target dan melapor tiap hari dan semoga Allah mengabulkan dan memberikan bantuan untuk komitmen ini.

Salah satu yang melengkapi sistem ODOJ adalah adanya sistem penilaian Indeks Prestasi Grup (IPG) yang sistemnya hampir sama dengan IPK di kuliah. Grup saya pernah berada di prestasi yang cukup rendah dan sempat stagnan di kondisi tersebut. Alhamdulillah, ada perbaikan yang cukup signifikan setelah adanya satu orang tim Recovery ODOJ yang masuk ke grup. Semoga tetap terus berprestasi yang baik untuk grup ODOJ-ku ini dan tidak lagi berada di tingkat yang rendah.

Terima kasih ya Allah atas salah satu anugerah-Mu yang luar biasa ini untuk memberikan kesempatan padaku bergabung dengan orang-orang sholeh yang bersahabat dengan firman-firman-Mu🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s