♥ 30 Hari Mencari Cinta ♥ (Ini Ramadhanku, mana Ramadhanmu?)

Alhamdulillah, di umur 21 tahun ini masih diberikan oleh Allah kesempatan untuk menghirup udara di bulan yang penuh berkah di bulan mulia, Ramadhan karim.
Sangat mencengangkan setelah membaca hadits ini mengenai bulan Ramadhan :

“Seandainya setiap hamba mengetahui apa yang ada dalam bulan Ramadhan, maka umatku akan berharap seandainya SETAHUN itu bulan RAMADHAN” (HR Ibnu Khuzaimah) 

Berarti tak ada alasan lagi untuk melewati detik demi detik di bulan Ramadhan ini dengan hal yang sia-sia dan tak bernilai ibadah (astaghfirullah, muhasabah buat diri ini…)

Bagaimana caranya agar Ramadhan tidak berlalu begitu saja?

Gampang saja kok sist ‘n bro..pertama-tama pastinya kita harus menancapkan dalam hati dan pikiran kita bahwa ini adalah bulan spesial, sehingga waktu-waktunya pun spesial apalagi kegiatan-kegiatan yang dilakukan juga harus spesial.

Setelah pikiran dan hati kita sudah memiliki mind set seperti itu, kemudian berpikirlah kira-kira aktivitas apa yang kita pilih untuk menjalani Ramadhan sebulan penuh ini. Tentunya yang harus spesial paling utama dalam hal ini adalah ibadah-ibadah yang kita lakukan.
Sist ‘n Bro, akhi wa ukhti, saudaraku dan saudariku,,sahabat Umar bin Khattab ra mengatakan bahwa :
“Hisablah dirimu, sebelum engkau di hisab nantinya”
Insya Allah maksud hisab disini adalah muhasabah diri dalam hal apa saja yang kita kerjakan, termasuk menghitung ibadah2 apa saja yang sudah kita lakukan, sehingga kelak ada ibadah istimewa yang bisa kita banggakan di hadapan Allah SWT, cukup hanya pada Allah saja kita membanggakan ibadah2 kita..

Untuk menghisabnya, maka diperlukan targetan ibadah2 yang kita lakukan. Ukuran dalam setiap targetan pastinya berbeda-beda untuk setiap orang. Karena Rasulullah saw. pun bersabda bahwa beribadahlah sesuai kadar kemampuanmu. ingat, kadar kemampuan disini adalah yang maksimal bisa kita kerjakan, karena diri kita sendirilah yang paling tahu bagaimana kemampuan kita, eiiitss..tapi ada Allah donk yang lebih tahu, Sang Maha Tahu..so, jangan jauh-jauh dari Allah, biar kita lebih mengenal diri kita.
“Barang siapa mengenal dirinya, maka ia mengenal Tuhannya” (Ali bin Abi Thalib ra.)

Ada banyak ibadah yang bisa ditarget selama Ramadhan. Tentunya, mendahulukan targetan untuk ibadah2 maghdah, seperti shalat, puasa, zakat, baru kemudian ibadah2 yang ghairu maghdah seperti infaq, silaturahim, tilawah alquran, hafalan ayat, baca buku, dll. Selain itu, dimensi dari targetan diusahakan adil untuk 3 dimensi fikriyah (pikiran), jasadiyah (jasad), dan ruhiyah (ruh). Dari segi waktu, targetan ada  yang bernilai bulanan, pekanan, atau harian. Silakan diatur sesuai targetan yang ada.

Jangan malu-malu dalam menentukan targetan, karena targetan bisa menjadi semangat kita dalam beribadah mencari ridho Allah. Apalagi jangan sampai merasa “ah..saya mengalir saja ibadahnya, sebisanya saja..” atau “ah,saya belum mampu menarget, takut saya tidak berkomitmen”..
just do it guys…apa yang kita lakukan semuanya ini adalah sebatas rencana, hanya Allah -lah yang punya hak kekuasaan penuh dalam melaksanakan atau tidak melaksanakan rencana kita ini. Jika kita ada keinginan untuk mentarget ibadah kita, berarti kita punya semangat dalam pra-beribadah, pastinya Allah akan menilai niat baik dan semangat kita itu. Jika kita ingin ibadah itu mengalir saja, maka saya sarankan untuk mencatatnya..ya karena itu tadi..kata2 sahabat Umar, kita mencoba untuk menghisab diri kita, merasakan fluktuasi keimanan kita dengan data (ex : catatan amal yaumi), tidak hanya dengan asumsi dan perasaan semata, sehingga ada perbaikan yang cepat saat kita sudah terjun jauh dalam penurunan keimanan.

Sudah mau menargetkan?
hehe, Alhamdulillah..setelah menulis targetan..jangan lupa tulisan itu selalu dilihat dengan cara dipajang atau dibawa kemana-mana saat bepergian, sehingga kita selalu bisa menstimulus otak kita untuk mengingat2 apa yang kita tulis dan dengan mudah otak mengingatkan tubuh kita untuk mengerjakannya. Tentu saja dalam hal ini, nafsu atau syahwat kita menjadi kunci, apa kita mau melakukan target2 itu sesuai komitmen, ataukah kita bermalas-malasan dalam menjalankannya selama 30 hari. Karena itu, doa disetiap waktu dalam menjalani targetan2 tersebut dibutuhkan. Ingat, doa adalah senjata orang mukmin. Eitss..tentunya dibarengi dengan ikhtiar maksimal.

Oh ya..buat saudariku yang memang kemungkinan besar ada udzur syar’i dalam menjalankan ibadah puasa dan kawan2nya..
Jangan bersedih, siapa bilang kita tidak bisa beribadah..kita bisa menentukan targetan ibadah lainnya seperti dzikir pagi dan petang, hafalan hadits dan doa2 pendek atau muraja’ah(mengulang) hafalan ayat2 alquran, baca buku dll.

Setelah menjalani sebulan penuh ramadhan, nantinya jangan lupa ada evaluasi..
Karena targetan kita sendiri yang buat, maka parameter keberhasilannya pun kita sendiri juga yang tentukan..
Misalnya dikatakan sukses jika mencapai >75% dari target yang telah ditentukan dan sebagainya.
Hal ini untuk apa? ya tentunya untuk menilai aktivitas kita selama bulan Ramadhan, dan tentunya untuk pelajaran/muhasabah untuk menjalani hari-hari berikutnya sampai tiba Ramadhan kembali.

Begitulah saudara-saudariku, tips ‘n trik untuk mencari cinta-Nya di bulan Ramadhan ini..
Bisa jadi, ini adalah Ramadhan terakhir kita, so, tak ada kata sia2 dalam menjalaninya..

Agar tidak ada lagi keraguan tentang cinta Allah di bulan Ramadhan, cobalah kembali menela’ah ayat alquran dalam surat Al Baqarah ayat 186.
(2:186) Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah) Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.

Keunikan dari letak ayat ini adalah diletakkan di tengah kumpulan ayat tentang puasa dan ramadhan yang nota benenya hanya ada dalam surat Al Baqarah 183-187. Unik kan?
Semoga menginspirasi..Beginilah 30 hariku mencari cinta di bulan ramadhan🙂

Malang yang penuh ♥,  2 Ramadhan 1432 H 02:58
tak terasa sudah masuk waktunya 1/3 malam terakhir..

6 thoughts on “♥ 30 Hari Mencari Cinta ♥ (Ini Ramadhanku, mana Ramadhanmu?)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s