Sekali lagi, Syariat Islam VS Umat Islam

Bismillah…
Berawal dari ingin tahu berita-berita terupdate menjelang Ramadhan di dunia
maya..ada 2 link berita dari Metro TV News yang membuat saya cukup sedih…
1. Pembagian Zakat di Makassar Ricuh
mbagian-Zakat-di-Makassar-Ricuh
2. Biaya Untuk Pembuatan Kartu Lebaran
-Jabar-Enggan-Bicara-soal-Kartu-Lebaran
Astaghfirullah, beginilah ketika syari’at Islam dilakukan oleh umat Islam
yang tidak mencerminkan akhlaqul karimah dan berprinsip hidup sesuai dengan
syariat Islam.
Pengalaman berdiskusi dengan orang NonIslam, saya sangat yakin, jika mereka
membaca berita ini, yang keluar dari kesimpulan hasil pemikiran mereka adalah
“Beginilah syariat Islam yang cukup merugikan, tidak menguntungkan, sangat
berat, tidak ringan, bla bla bla (saya sudah JUMUD dengan celotehan seperti
ini…)”.
Apakah pemikiran ini bisa muncul di kalangan orang Islam itu sendiri juga?
Oh, bisa saja terjadi, kenapa tidak mungkin? apalagi dengan pemikiran orang
Islam yang hidupnya semakin jauh dari ajaran Islam, “Islam” hanya tertulis
pada “Agama : Islam” di Kartu Tanda Penduduk, Alqur’an hanya sebagai
“penghias” dan “pajangan” di rak buku, lemari, meja, dll…
Maha Suci Allah yang telah memilih Islam sebagai agama satu-satunya yang
diridhai Allah, apalagi dengan janji-Nya yang akan memenangkan agama ini
tegak di bumi-Nya. Allah pun memberikan keistimewaan Islam sebagai agama yang
sempurna dan menyempurnakan, di bagian manakah dari ajaran Islam itu sebagai
ajaran yang tidak indah??
Namun, bagaimana dengan penganutnya??yang berjumlah banyak, namun hanya
seperti buih yang ada di lautan, sebagaimana hadits yang dikatakan Rasulullah
kurang lebih 14 abad yang lalu.
Tidak bisa disamakan antara Syariat Islam yang indah dengan Umat Islam yang
lalai, sebab kebanyakan umat Islam mengambil sebagian dan meninggalkan
sebagian ajaran Islam yang syummul (menyeluruh). bagaimana mungkin menjadi
indah jika suatu kesatuan yang indah, hanya diambil sebagiannya saja,
masihkah dia menjadi indah? kalaupun indah, pasti keindahannya itu akan
berkurang,
Begitu halnya dengan pembayaran zakat. Sistem pembayaran zakat yang begitu
indah, saking indahnya sering berdempetan bersamaan dengan perintah shalat,
menjadi rusak dalam pandangan orang lain, karena kericuhan yang ada di berita
ini (walaupun ini bukan lagi berita yang baru). Sistem sudah benar, namun
manajemen dan SDMnya yang mengerjakan amalan syariat Islam masih sangat
kurang.
Pun dengan berita Biaya kartu ucapan lebaran yang telah dikeluarkan oleh
Ahmad Heryawan, Gubernur Jawa Barat senilai 1,5Miliar. sangat tidak masuk
akal sekali, iya kalau yang diberi ucapan selamat seluruh warga Jawa Barat,
setiap orang 1 kartu ucapan, tapi kan juga tidak kan? yakin saya, dominan ini
ditujukan pada kalangan elit. sedih dan malunya lagi hati saya, adalah kasus
ini sampai diseret di KPK.
Allah Ya Rabb, tidak seperti ini ajaran Islammu, 2 berita ini sangat tidak
mencerminkan Umat Islam yang berIslam kepada Alquran dan Sunnah, bukan pada
lainnya.
Sudahkah Anda Berislam dengan Benar? atau hanya dibenar-benarkan Islam Anda?
AshSholihah, 25 Ramadhan 1431 H 03:04
(menunggu waktu yang barokah di bulan Ramadhan, sahur Nan Berkah)

Bismillah…
Berawal dari ingin tahu berita-berita terupdate menjelang Ramadhan di dunia
maya..ada 2 link berita dari Metro TV News yang membuat saya cukup sedih…
1. Pembagian Zakat di Makassar Ricuh
http://www.metrotvnews.com/index.php/metromain/newsvideo/2010/09/04/112516/Pe
mbagian-Zakat-di-Makassar-Ricuh
2. Biaya Untuk Pembuatan Kartu Lebaran
http://www.metrotvnews.com/index.php/metromain/news/2010/09/03/28006/Gubernur
-Jabar-Enggan-Bicara-soal-Kartu-Lebaran
Astaghfirullah, beginilah ketika syari’at Islam dilakukan oleh umat Islam
yang tidak mencerminkan akhlaqul karimah dan berprinsip hidup sesuai dengan
syariat Islam.
Pengalaman berdiskusi dengan orang NonIslam, saya sangat yakin, jika mereka
membaca berita ini, yang keluar dari kesimpulan hasil pemikiran mereka adalah
“Beginilah syariat Islam yang cukup merugikan, tidak menguntungkan, sangat
berat, tidak ringan, bla bla bla (saya sudah JUMUD dengan celotehan seperti
ini…)”.
Apakah pemikiran ini bisa muncul di kalangan orang Islam itu sendiri juga?
Oh, bisa saja terjadi, kenapa tidak mungkin? apalagi dengan pemikiran orang
Islam yang hidupnya semakin jauh dari ajaran Islam, “Islam” hanya tertulis
pada “Agama : Islam” di Kartu Tanda Penduduk, Alqur’an hanya sebagai
“penghias” dan “pajangan” di rak buku, lemari, meja, dll…
Maha Suci Allah yang telah memilih Islam sebagai agama satu-satunya yang
diridhai Allah, apalagi dengan janji-Nya yang akan memenangkan agama ini
tegak di bumi-Nya. Allah pun memberikan keistimewaan Islam sebagai agama yang
sempurna dan menyempurnakan, di bagian manakah dari ajaran Islam itu sebagai
ajaran yang tidak indah??Namun, bagaimana dengan penganutnya??yang berjumlah banyak, namun hanya
seperti buih yang ada di lautan, sebagaimana hadits yang dikatakan Rasulullah
kurang lebih 14 abad yang lalu.Tidak bisa disamakan antara Syariat Islam yang indah dengan Umat Islam yang
lalai, sebab kebanyakan umat Islam mengambil sebagian dan meninggalkan
sebagian ajaran Islam yang syummul (menyeluruh). bagaimana mungkin menjadi
indah jika suatu kesatuan yang indah, hanya diambil sebagiannya saja,
masihkah dia menjadi indah? kalaupun indah, pasti keindahannya itu akan
berkurang,
Begitu halnya dengan pembayaran zakat. Sistem pembayaran zakat yang begitu
indah, saking indahnya sering berdempetan bersamaan dengan perintah shalat,
menjadi rusak dalam pandangan orang lain, karena kericuhan yang ada di berita
ini (walaupun ini bukan lagi berita yang baru). Sistem sudah benar, namun
manajemen dan SDMnya yang mengerjakan amalan syariat Islam masih sangat
kurang.
Pun dengan berita Biaya kartu ucapan lebaran yang telah dikeluarkan oleh
Ahmad Heryawan, Gubernur Jawa Barat senilai 1,5Miliar. sangat tidak masuk
akal sekali, iya kalau yang diberi ucapan selamat seluruh warga Jawa Barat,
setiap orang 1 kartu ucapan, tapi kan juga tidak kan? yakin saya, dominan ini
ditujukan pada kalangan elit. sedih dan malunya lagi hati saya, adalah kasus
ini sampai diseret di KPK.Allah Ya Rabb, tidak seperti ini ajaran Islammu, 2 berita ini sangat tidak
mencerminkan Umat Islam yang berIslam kepada Alquran dan Sunnah, bukan pada
lainnya.
Sudahkah Anda Berislam dengan Benar? atau hanya dibenar-benarkan Islam Anda?
AshSholihah, 25 Ramadhan 1431 H 03:04(menunggu waktu yang barokah di bulan Ramadhan, sahur Nan Berkah)

One thought on “Sekali lagi, Syariat Islam VS Umat Islam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s