FATWA MUI “ROKOK HARAM”

Ya, liburan kali ini saya dihibur dengan berita yang cukup kontroversial mengenai salah satu fatwa MUI (Majelis Ulama Indonesia) yang menyatakan bahwa rokok itu haram. Berita ini pertama kali saya tahu dari radio Jayabaya Kediri yang setiap pagi diputar oleh tante saya. Alhamdulillah, satu kebenaran lagi sedang ditegakkan…Izinkanlah saya berpendapat tentang hal ini yang mana pendapat ini juga sudah sempat saya sampaikan lewat forum SMS di radio tersebut…

Rokok Haram? Itu sudah jelas saya rasa. Kenapa? Karena kita semua sepakat kan kalau rokok merusak kesehatan?! Tidak hanya itu bos, rokok juga merusak lingkungan dan orang-orang yang tidak berdosa pun kena akan imbasnya. Saya sadar dan sangat paham kalau tembakau adalah salah satu devisa terbesar Indonesia dalam perekonomiannya, tapi biarpun tambang emas, kalau merusak apa gunanya? Kenapa hal yang merusak masih saja dipertahankan???

Banyak orang mengatakan bagaimana jadinya para petani tembakau, para buruh yang bekerja di pabrik rokok, pengusaha tembakau, dsb jika fatwa ini diberlakukan karena besar kecilnya pasti akan sangat mempengaruhi bagi mereka. Masalahnya di sini, kita belum pernah bisa sepakat secara bersama dan menyeluruh kalau rokok itu haram, kalau benda kecil tapi mematikan secara perlahan-lahan itu wajib dijauhi. Belum pernah! Ya, satu visi dan misi serta satu pendapat itu memang seperti tidak mungkin, karena setiap orang memiliki sudut pandang dan kepentingan yang berbeda. Namun sekarang yang saya herankan, kepentingan apalagi yang akan diperjuangkan jika nyawa yang melayang akibat benda berbahaya ini sudah tidak terhitung banyaknya? Jujur saya sangat heran…

Dalam pikiran saya, sekali lagi ini masih dalam pikiran saya, belum teruji benar salahnya, jika sudah ada 1 kata sepakat bersama kalau rokok itu haram, maka kita semua pasti akan memikirkan bersama jalan keluarnya bagaimana dampak setelahnya, baik dampak yang menguntungkan, maupun “merugikan tapi sementara”…Maksudnya yang sementara itu adalah nasib orang-orang yang bekerja dengan tembakau dan rokok, bagaimana nasibnya…Jika semua sudah sepakat rokok haram, maka orang yang mempunyai kekuasaan seperti pemerintah negara maupun daerah pasti akan bersama-sama berunding mencari penggantinya yang pas sehingga menanggulangi hal ini. Entah itu membuka perkerjaan baru yang lebih kreatif, bersih dan inovatif, dan lain-lain..ya..ahlinya-lah yang lebih tahu…Dengan bergerak dan berpikir bersama ini, saya yakin, demi Allah SWT, kita bisa bersama-sama memberantas hal yang mudharat ini, bisa bersama-sama menggantikan mereka yang sehari-hari bersama rokok dan tembakau dengan hal yang sama cocoknya dan sama untungnya dengan mereka, bisa bersama-sama mengatur strategi mengenai perekonomian negara kita tercinta setelah salah satu tambang emasnya ini (read : rokok) ditiadakan…Bisa!! Bisa!!

Adakah yang bisa menjawab, sebenarnya lebih banyak mana, jumlah orang yang kenyang dan hidup kaya ataukah, lebih disederhanakan lagi, orang yang bisa hidup dan makan dari hasil penjualan dan industri rokok ini ketimbang jumlah orang yang menderita sakit bahkan mengalami kematian akibat bahaya dari rokok, terutama dari zat yang dikandungnya…ada yang bisa menjawab??? Monggo…

Satu lagi, adakah yang bisa menjawab dengan jujur, jika dihadapkan sama asap rokok, pernapasan anda sesak dan terganggu atau tidak? Hmmm, kalau saya sih, sudah pasti terganggu walaupun pasti akan menjadi beban moral untuk menegur orang yang sedang nikmatnya merokok di depan kita, ya otomatis kita melihat dulu siapa dia…huwfh..inilah 1 hal yang paling saya benci…Mereka para perokok apa tidak sadar, di dunia ini bukan hanya mereka yang hidup, bukan hanya mereka yang butuh kenyamanan, bukan hanya mereka yang butuh udara bersih…Kesalnya, mereka para perokok selalu merasa dunia ini miliknya sendiri,,,yang lain ngontrak gitu deh…

Kebetulan, sebelum menulis artikel ini, saya menemukan tabloid di samping saya yang memuat artikel tentang rokok ini, silakan disimak dan direnungkan :

= = = = = = = = = = = = = = =

EFEK BAHAYA ASAP ROKOK BAGI KESEHATAN TUBUH MANUSIA

AKIBAT SEBATANG ROKOK RACUN, KETAGIHAN, CANDU, BUANG UANG, DAN DOSA

Rokok adalah benda beracun yang memberi efek santai dan sugesti merasa lebih jantan. Di balik kegunaan atau manfaat rokok yang secuil itu terkandung bahaya yang sangat besar bagi orang yang merokok maupun orang di sekitar perokok yang bukan perokok.

1. Asap rokok mengandung kurang lebih 4.000 bahan kimia yang 200 di antaranya beracun dan 43 jenis lainnya dapat menyebabkan kanker bagi tubuh. Beberapa zat yang sangat berbahaya yaitu tar, nikotin, karbon monoksida, dsb.

2. Asap rokok yang baru mati di asbak mengandung tiga kali lipat bahan pemicu kanker di udara dan 50 kali mengandung bahan pengiritasi mata dan pernapasan. Semakin pendek rokok semakin tinggi kadar racun yang siap melayang ke udara. Suatu tempat yang dipenuhi polusi asap rokok adalah tempat yang lebih berbahaya daripada polusi di jalan raya yang macet.

3. Seseorang yang mencoba asap rokok biasanya akan ketagihan karena rokok bersifat candu yang sulit dilepaskan dalam kondisi apapun. Seorang perokok berat akan memilih merokok daripada makan jika uang yang dimilikinya terbatas.

4. Harga rokok yang mahal akan sangat memberatkan orang yang tergolong miskin, sehingga dana kesejahteraan dan kesehatan keluarganya sering dialihkan untuk membeli rokok. Rokok dengan merk terkenal biasanya dimiliki oleh perusahaan rokok asing yang berasal dari luar negeri, sehingga uang yang dibelanjakan perokok akan sebagian lari ke luar negeri yang mengurangi devisa negara. Pabrik rokok yang mempekerjakan banyak buruh tidak akan mampu meningkatkan taraf hidup pegawainya, sehingga apabila pabrik rokok ditutup para buruh dapat dipekerjakan di tempat usaha lain yang lebih kreatif dan mendatangkan devisa.

5. Sebagian perokok biasanya akan mengajak orang lain yang belum merokok untuk merokok agar merasakan penderitaan yang sama dengannya, yaitu terjebak dalam ketagihan asap rokok yang jahat. Sebagian perokok juga ada yang secara sengaja merokok di tempat umum agar asap rokok yang dihembuskan dapat terhirup orang lain, sehingga orang lain akan terkena penyakit kanker.

6. Kegiatan yang merusak tubuh adalah perbuatan dosa, sehingga rokok dapat dikategorikan sebagai benda atau barang haram yang harus dihindari dan dijauhi sejauh mungkin. Ulama atau ahli agama yang merokok mungkin akan memiliki persepsi yang berbeda dalam hal ini.

(dikuti dari Tabloid The Leas SMAN 3 Kediri)

= = = = = = = = = = = = = = = =

Sudah pahamkan sekarang? Mana yang bermanfaat, mana yang nggak? Mana yang baik, mana yang nggak? Mana yang bersih, mana yang nggak? Mana yang berdosa, mana yang gak?

Semoga Allah membuka jalan pikiran yang benar untuk kita, ingat! Rejeki kita itu sudah diatur oleh Allah, bisa jadi, kita bekerja dengan barang-barang yang membawa mudharat menjadikan harta yang kita makan itu tidak halal walaupun didapat dengan jalan halal yaitu bekerja dengan keringat sendiri..Na’udzu billah…

Sesungguhnya segala sesuatu yang membawa mudharat pasti sangat dilarang dalam Islam, bahkan diharamkan…

SEMANGAT MUI!!! Segala sesuatu kebenaran yang akan ditegakkan sudah sunnatullah-nya pasti akan mendapat kecaman di sana sini, tapi jangan takut, Allah akan memenangkan segala sesuatu yang benar! Allahu akbar 3X!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s