Di Saat 31 Desember dan 1 Januari Sudah Tidak Menjadi Yang Istimewa

Ya, begitulah, proses metamorphoself telah mulai menampakkan buktinya. Tak seperti zaman jahil dulu, kini, bagi diri yang sedang dalam metamorphoself ini, kedua tanggal itu sudah tak menjadi istimewa lagi, tak ada ucapan selamat yang terungkap, tak ada sms-sms yang disebar, apalagi perayaan pergantian tahun ini. TAK ADA!!!

Syukurlah, kini, pemahaman itu sudah ada, untuk apa menganggap kedua tanggal itu istimewa, toh, pergantian tahun kita sebagai Muslim bukan di antara dua tanggal itu, tetapi pergantian tahun kita berada di antara 30 Dzulhijjah dan 1 Muharram. Oke, mungkin bagi dominan orang ini bukan suatu hal yang penting untuk dibicarakan, toh tidak ada mudharat ataupun akibat fatal dari ini semua.

Tapi jika kita menyadari, kita adalah ummat pengikut Rasulullah SAW, maka jangan ada hal-hal yang tasyabbuh atau meniru kebiasaan atau adat yang bukan dari ummat kita. Selain itu, tahun baru Hijriyah juga pernah menjadi salah satu momen kemenangan atas perang di zaman Rasulullah. Perbanyak lagilah pengetahuan tentang tahun Islam, jika kamu peduli…

Sangat terkenang ketika 2 tahun lalu saat masih di kampung halaman, tempatku hidup 17 tahun di bagian timur Indonesia sana, di malam 31 Desember saya masih melakukan seremoni menyambut pergantian tahun baru Masehi ini dengan meniupkan terompet keras-keras di depan rumah, menonton festival kembang api, memasak makanan-makanan cemilan, tidak tidur hingga jam 2-3 dini hari. Dan setahun yang lalu, ketika sudah jauh dari kampung halaman, memang tidak ada seremoni, tapi masih ada ucapan-ucapan selamat yang isinya menyeru pada orang-orang bahwa malam itu adalah momen penting, bahkan sebelumnya saya minta diisikan pulsa khusus oleh bunda untuk menyebarkan SMS ini…

Allah, ampunilah, astaghfirullah, kini, saya akan mengubah tradisi itu semua, dan Alhamdulillah sudah Pipit lakukan..

Tahukah anda kapan pergantian tahun Hijriyah di tahun Masehi ini??? Hmmm, pasti tak banyak yang tahu dan yang mau tahu…Syukur Alhamdulillah, banyak ikhwah di kampus yang memberitahukan momen ini sehingga info ini saya terima…Ya, pergantian tahun kita, tahun Muslim, yaitu 1 Muharram 1430 H jatuh pada 28 Desember 2008 kemarin, tidak jauh dari pergantian Masehi memang, namun walaupun seperti itu, tetap saja, tak banyak yang tahu dan yang mau tahu…Termasuk yang manakah anda???

Teruntuk orang-orang yang telah mengirimkan sms ucapan selamat memasuki tahun baru Hijriyah beberapa hari yang lalu, diiringi dengan doa dan harapan serta semangat dan niat baru untuk lebih baik, saya ucapkan salut pada kalian, itu wujud kecintaan kalian terhadap kondisi agama ini yang ummatnya sudah mengalami kemunduran dan keterbelakangan karena telah jauh dari pedomannya…Astaghfirullah, na’udzu billah…

Dan teruntuk orang-orang yang telah mengirimkan sms ucapan selamat memasuki tahun baru Masehi kemarin diiringi dengan tulisan apapun itu, whatever, saya haturkan maaf nggih, tahun baru saya bukan kemarin, tapi 1 Muharram yang lalu, so no happy new year yesterday!!!! Alhamdulillah, keberanian untuk mengingatkan hal ini telah saya sampaikan pada Reza, Fajar, Riza, Mbak Pu’, Mbak Putri, Guzwir, dan John (Alhamdulillah, jumlahnya lebih sedikit dari sms waktu 1 Muharram kemarin), bukannya saya mau menghakimi, tetapi mohon menerima apa yang saya yakini dan saya pahami, saya yakin kalian akan paham pada waktunya, atau mungkin sebenarnya sudah paham? Whatever-lah, itu hak anda, tapi sekali lagi maaf! Tak ada ucapan terima kasih untuk hal ini dari saya, karena saya tidak menerimanya…maaf ya,,,trims jika mau dimengerti…

Terlebih, bagi yang muslim, pantaskah kita mengucapkan kata ”HAPPY” di saat bagian tubuh kita yang lain yang sedang di Palestina sana MENJERIT!!!???Pantaskah kita bersenang sedang saudara kita disana berduka?Pantaskah kita berhura-hura melakukan seremoni sedang di sana dirundung kelaparan?Sadarkah kita, ketika di sini telinga begitu bosannya diiringi perasaan yang senang ataupun biasa-biasa saja, mendengarkan suara-suara letusan mercon, kembang api, dan sejenisnya, sedang di sana telinga saudara kita begitu bosannya diiringi perasaan takut dan cemas, mendengarkan suara-suara letusan bom dan senjata api yang begitu nyata dan begitu dekat???Allah, saksikanlah!!!

Terima kasih buat Mbak Berlian, atas tegurannya ketika kata ”HAPPY” itu saya sertakan di sms yang saya sebarkan ketika pergantian tahun Hijriyah kemarin :

”Hidup ini cuma sekali, buatlah lebih berarti

Menyia-nyiakan waktu yang diberi Allah ini, bukan prinsip hidup Muslim kali…!!!

Happy New Year of Hijriyah 1430,the moslem’s year!

Be the best and get the best!”

yang akhirnya saya ganti dengan :

”Hidup ini cuma sekali, buatlah lebih berarti

Menyia-nyiakan waktu yang diberi Allah ini, bukan prinsip hidup Muslim kali…!!!

Hiasi pergantian tahun 1430 Hijriyah ini dengan doa untuk saudara-saudara kita di Palestina, tak pantas kita berHAPPY sedang mereka berDUKA”

Terima kasih juga buat Azhar atas smsnya yang berbeda dengan yang lainnya ketika malam 31 Desember 2008 kemarin, isinya :

”Aslm Wr Wb.

RENUNGAN

Teman, pantaskah kita senang-senang di malam tahun baru sementara saudara kita di Palestina berjihad mempertahankan Al-Aqsa, harkat dan martabat kaum muslim yang diinjak-injak Israel + sekutunya?”

Jazakumullah khoir katsir untuk kalian berdua…

Ucapan maaf juga buat John, sms ucapan selamatmu harus saya balas dengan kritikan pedas, agar anda tahu seperti apa yang seharusnya…Kemarin bukan tahun baru saya dan seluruh umat Muslim, John. Saudara saya dan seluruh umat Muslim sedang disakiti di Palestina…Saya tidak suka dengan kata-kata ”GBU & JBU” di akhir smsmu, saya MUSLIM, dan tak selayaknya anda menuliskan seperti itu untuk saya, mohon kita ada tenggang rasa agar kita bisa saling menghargai…!!! trims kamu sudah membalasnya dengan ucapan maaf…Mohon jangan diulangi, juga jangan hanya pada saya, tapi pada teman-teman dan semua umat Muslim yang anda kenal…

Tak ada kefanatikan di sini, TAK ADA!!! Yang ada hanyalah kecintaan pada apa yang saya yakini, tak ada kesesatan di sini, yang ada hanyalah keprihatinan akan hal kecil yang dianggap remeh ini….

Semoga Allah mengampuni dosa-dosa kita semua…

Tak lupa saya cantumkan sms dari ukhti Betha :

”Please, ONE minute with ONE Al-Fatihah for ONE reason…PALESTINA!!!”

Ya Allah, saksikanlah…

===Malang yang sunyi ditemani Nasyid Ar Ruhul Jadid “Khaibar Ya Yahud”, 5 Muharram 1430 H /2 Januari 2009 12:43 AM====

2 thoughts on “Di Saat 31 Desember dan 1 Januari Sudah Tidak Menjadi Yang Istimewa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s