PERENUNGAN DI AKHIR TAHUN HIJRIYAH

Ya, tanpa saya sadari, hari ini ternyata menjadi hari terakhir di tahun 1429 H. Sore ini melengkapi buku diary yang rindu dicoreti dari 6 hari kemarin. Hmmm, cukup langka juga, pergantian tahun Hijriyah hanya berselang 3 hari dengan pergantian tahun Masehi. Di buku Metamorpho-self saya, ada artikel penutupnya dan saya sangat setuju dengan isinya, tafadhol disimak :

= = = = = = = = = = = = =

Kenapa Metamorpho-self?

Jika engkau berpikir tentang mineral, engkaulah mineral itu

Jika engkau menuntut ilmu, engkaulah ilmu itu

Dan jika engkau mencari kehormatan, engkaulah kehormatan itu sendiri

(Muthahhari)

Ya, berpikirlah tentang kasih sayang Allah yang bisa mengubah apa pun. Tongkat Nabi Musa saja, bisa berubah jadi ular yang menyelamatkan, apalagi kamu. Kamu pasti bisa berubah jadi apa pun, asalkan kamu mau memikirkan kasih sayang Allah.

Perubahan jadi lebih baik tanpa harus kehilangan jati diri kamu itulah yang dinamakan metamorpho-self. Kenapa metamorpho-self? Karena kamu memang sejak dulu sudah bisa melakukan perubahan metamorpho-self, sejak di dalam perut ibumu, sejak kamu bayi!

Rahasia metamorpho-self sebenarnya hanya pada 3 kata kunci, perubahan, lebih baik, dan (merujuk pada) jati diri. Atau dapat disederhanakan ke dalam dua saja : berubah menjadi lebih baik sambil menemukan diri yang sejati.

”Berubah menjadi lebih baik” berarti sanggup mencapai cita-cita dalam kehidupan, entah mendapatkan ketenaran, kekuasaan, atau uang yang melimpah. Dan ”Menemukan diri sejati” berarti sanggup terus-menerus berada dalam kebahagiaan, cinta kasih, penuh dengan harapan, dan keyakinan.

Namun rupanya, dua hal yang sederhana ini nggak sederhana ketika dilakukan. Buktinya, banyak orang yang nggak bisa melakukan keduanya dengan baik. Ada orang yang punya uang banyak, namun tidak bahagia, ada yang berbahagia, namun nggak punya uang banyak, ada juga yang nggak punya kedua-duanya. Metamorpho-self menginginkan kamu jadi orang yang sukses sekaligus bahagia.

= = = = = = = = = = = = =

Hmmm, Pipit mau dan bisa jadi yang mana ya? Berubah menjadi lebih baik? Of course, insya Allah itu selalu dilakukan, tapi untuk menemukan diri sejati? Nampaknya sulit tapi bukan berarti tidak bisa kan?!

Sebenarnya rencana itu sudah banyak bersarang di otak, sudah di ungkapkan melalui tulisan juga, tapi…untuk merealisasikannya nampaknya agak sulit. Ya, karena ada yang mesti diprioritaskan, kita tahu kan bahwa hidup ini penuh pilihan. Ada banyak faktor yang mendukung ataupun menghambat rencana-rencana ini.

Misal : target saya semester 5 sudah bisa mengendarai motor, jadi saya hanya punya waktu 1 tahun untuk wajib belajar naik motor di sela-sela kegiatan saya.

Nah, bagi anda yang sudah bisa atau bahkan sudah menjadi pembalap, boleh saja tertawa dengan waktu yang selama itu saya perlukan hanya untuk belajar naik motor. Pasalnya, tidak hanya itu rencana saya. Kata seorang akhwat, kalau sudah bisa naik sepeda pancal, selebihnya belajar naik motor hanya butuh waktu 10-15 menit, karena sudah bisa menyeimbangkan, tapi kan saya juga gak bisa naik sepeda pancal (waduh, pasti anda yang membaca tambah menertawai lagi😦 ).

Belajar naik motor ini membutuhkan waktu(pasti susah mencari waktu luang, makanya saya belajar untuk meluangkan waktu), pengajar(siapa nih muhrim yang mau daftar jadi sukarelawan tentor motor saya?🙂 , dan motornya itu sendiri(wah, kalau yang ini saya harus sami’na wa atho’na dengan ortu), yang tak kalah pentingnya lagi adalah izin ortu, karena ortu saya sendiri masih tidak berani anaknya bawa motor (padahalkan baru belajar, Ma?!). Wah, faktor-faktor yang sulit…

Ya, begitupun dengan rencana yang lainnya. Semoga saja segala rencana itu bisa saya selesaikan manajemennya malam ini juga, pokoknya setelah tahun baru masehi harus sudah berjalan!!! (Azzamkan Pit!).

Buat anda semua, silakan renungkan dan rancangkan mimpi dan segala rencana anda, ingat! Jangan hanya dalam otak, karena bisa LUPA! Buat rencana itu seindah mungkin, karena masa depan bisa kita rencanakan, Allah-pun akan mengubah kita jika kita mengubah diri kita sendiri :

”Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia.”(QS. Ar Ra’du :11)

Janganlah anda menjadi orang yang mengatakan, biarkan saja hidup ini mengalir seperti air, jangan! Karena air saja punya tujuan, artinya cita-cita air adalah sampai di penghujung muara yaitu laut. Apakah kita mau dikalahkan dengan air?

”Ya, Allah jadikanlah dunia di tanganku dan akhirat di hatiku…”

(Abu Bakar Ash-Shiddiq ra)

2 thoughts on “PERENUNGAN DI AKHIR TAHUN HIJRIYAH

  1. ukhti…ukhti….ternyata belum bisa naik sepeda motor toh???!!!!
    wah harusnya keputrian forkalam ngadain daurah naik sepeda motor bagi akhwat hehehe…. tapi ini serius.
    kalo emang antum niat, antum luangkan waktu sehari aja ato beberapa jam saja, ane yakin antum pasti bisa.
    spirit!!!!

  2. waduh, menjatuhkan nih…😦
    iya, udah ada sih, tapi bukan di forkalam, di halaqah ana…cuma belum terlaksanakan, masih diagendakan…
    ya, semoga aja bisa memenuhi target..
    oya, walaupun gini, masih boleh minjem motor kan kapan2 klo dibutuhkan lagi???🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s