Surat Ukhuwah

Tetuntuk : Ukhti fillah yang semoga senantiasa dirahmati Allah SWT

Bismillahirrahmanirrahim…

Assalamu’alaikum…Warahmatullahi…Wabarakatuh……


Ba’da tahmid wa shalawat

Subhanallah satu tahun sudah ana merasakan nikmatnya berdakwah, di sinilah ana mulai mengenal nikmatnya berdakwah. Adalah sebuah sunatudakwah, ada pergantian dalam suatu amanah dakwah, makin kita erat dengan dakwah makin besar pula amanah yang kita terima yang otomatis akan menuntut tanggung jawab yang lebih besar pula. Melalui catatan kecil ini, kita tingkatkan lagi semangat kita dalam mengarungi perjalanan panjang ini. Semoga kita dapat lebih merasakan kesyukuran dan ketundukan kepada Allah SWT atas karunia-Nya kita berada dalam kebersamaan ini, saudariku berbahagialah dan berbanggalah karena Allah memilih kita berada di jalan ini. Allah telah mengistimewakan kita menerima nikmat berjama’ah ini dan ini adalah karunia terbaik yang kita terima setelah karunia keimanan kepada Allah. Karunia yang tidak kita dapat karena nasab, status, harta maupun ilmu.Tapi ia semata-mata karena karunia Allah Yang Maha Rahmah, yang menuntun langkah kita hingga sampai di sini, di jalan ini, pada detik ini.

Nikmat ini tidak boleh direndahkan, diremehkan apalagi dipermainkan. Kita harus menjaga dan memelihara nikmat yang teramat agung ini. Dan kita wajib merasa khawatir andai nikmat itu hilang, apalagi jika hilang perlahan-lahan.

“Ya Tuhan kami, jangan Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami dan karuniakanlah kepada kami rahmat disisi Engkau,karena sesungguhnya Engkaulah Maha Pemberi (Karunia)”(QS.Al Imran:8)

Jalan dakwah mengajarkan bahwa kami memang membutuhkan da’wah.Kebersamaan dengan saudara-saudara di jalan ini semakin menegaskan bahwa kami harus hidup bersama mereka di jalan ini agar berhasil dalam hidup dunia dan akhirat kami.

Begitulah, jalan dakwah ini mengajarkan bahwa sebaiknya kami melihat kepada diri kami terlebih dahulu, melakukan prasangka baik kepada orang lain,

sampai jelas suatu kebenaran itu benar dan kesalahan itu salah.

Keletihan itu ,akan menjadi beban ketika kita merasakannya sebagai keletihan fisik yang tidak diikuti oleh keyakinan ruhiyah, maka sesungguhnya kesempitan di jalan ini, pasti menyimpan hikmah luar biasa yanga akan tercurah dalam bentuk rahmat dan pertolongan Allah.

(from:”Beginilah Jalan Dakwah Mengajarkan Kami” M.LILI NUR AULIA)

Saudariku.
Jika suatu saat kita menemukan kejelekan saudara kita, maka tutupilah kejelekan tersebut dari penglihatan, penciuman dan pendengaran saudara yang lain, semua itu kita lakukan tidak lain karena kitapun memiliki kekurangan dan kejelekan, bukankah orang yang menutupi aib orang lain maka Allah akan menutup aib dan kejelekkannya di akhirat kelak? (QS.49:12) dan (QS.59:10)

Saudariku………………………

Jazakillah khoir katsiir atas ukhuwah selama ini, jazakillah atas doa-doa antum apa yang ana peroleh ini tak lepas dari itu semua yaitu doa dan ukhuwah. Afwan jaziilan…. Tulisan ini juga untuk mengingatkan diri ana dan semoga kita menjadi manusia pilihan Allah dan semoga kita dipertemukan di Jannah-Nya….

Let’s Fastabiqul Khairat…..
mari kita bangun islam di MIPA ini lewat FORKALAM,dan

semoga Allah senantisa mempermudah gerak kita

AMIIIIIIN

By.one of staff Departement SAINS FORKALAM_UB

(Be_Moslem_Scientist!!!)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s