Tapi Kemudian Apakah…

Ya, sepertinya judul di atas sedikit aneh…maksudnya apa?

Saya pun awalnya membuat postingan dengan judul ini tuh sangat tidak disengaja, kenapa? Saking kalimat ini sering sekali saya dengar ataupun baca, makanya selintas seperti itu…

Memangnya siapa yang sering ucapkan?

Kalimat ini sering diucapkan oleh kader-kader suatu wajihah (organisasi) pergerakan mahasiswa baik intra maupun ekstrakampus…

Sebenarnya, apa uniknya dari kata-kata ini?

Menurut saya, cukup unik!!!

Pertama : Kalimat ini pernah saya temui (dengar maupun baca) dari orang-orang ”terpilih” yang mempunyai amanah besar saat memegang status mahasiswa. Otomatis, kalimat ini berbobot

Kedua : Bila kita telusuri, kalimat ini sebenarnya memiliki makna yang cukup dalam. Mari kita telusuri :

Tapi è kata penghubung yang menyatakan maksud yang berlawanan atau memiliki makna yang berbeda dengan kalimat sebelumnya

Kemudian è kata penghubung yang berhubungan dengan waktu (coba ingat, kalau tidak salah, kata ini salah satu jenis penghubung dalam kalimat majemuk bertingkat)

Apakah è kata tanya yang menyatakan pertanyaan tentang suatu objek ataupun subjek (thing)

Bila semua makna itu digabung, analisanya adalah sebagai berikut :

Kalimat yang terdiri dari 3 kata ini bermakna pernyataan yang sedikit ”mematahkan” keinginan pada kalimat sebelumnya ataupun pernyataan yang memiliki makna berlawanan dengan menganalisis waktu ke depan dalam pengaplikasian kalimat sebelumnya sehingga menanyakan apakah terhadap pengaplikasian kalimat sesudahnya. (Bingung ya? Hehehe, yang mahasiswa harus ngerti lho…)

i.e : Okelah, dia diberikan semua tugas ini, tapi kemudian apakah orang ini membutuhkan tugas-tugas ini ? (Kutipan dari salah satu ucapan orang-orang yang saya tulis dibawah)

Analisis seperti ini tidak semua orang bisa, karena membutuhkan pemikiran yang cukup luas dan mengarah ke depan…dan tahukah engkau, kalimat ini pernah terucap dari salah satu Ketua Komsat HMI Fakultas, DPM UB, Ketua Eksekutif Mahasiswa UB, Ketua KAMMI UB, Ketua KAMMI UM, salah satu Kadept KAMMI UB, dan Dewan Pertimbangan Forkalam.

**Hmmm….lucu juga ya analisa dalam posting saya ini…!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s