Sedikit Ilmu Dari Salah Satu Pola Hidup Rasulullah

Saya yakin, insyaALLAH artikel ini bisa memberikan ibrah(pelajaran) yang banyak buat kita yang . kurang mengetahui pola hidup sang Murabbi agung kita, Rasulullah Muhammad SAW. Semoga dapat mempertambah rasa cinta kita pada beliau…Amin ALLAHumma Amin…

Rasulullah jika menggunting kuku, beliau akan menggunting jari tangannya dengan urutan jari telunjuk – jari tengah – jari manis – jari kelingking – ibu jari. Pak Reza Syarief, trainner yang membawakan acara Mutiara Subuh Life Excellent di salah satu stasiun TV swasta, mengatakan ternyata urutan ini mempunyai makna yang saya menyebutnya sistem 5 jari.

1. Telunjuk, mengarahkan kita pada suatu tindakan instruksi dan instruksi itu akan keluar dari seorang pemimpin. Ada 2 unsur pemimpin yang baik yaitu yang adil dan punya visi. Ingatlah hadits Nabi bahwa setiap dari kita adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggungjawaban dengan apa yang kita pimipin

2. Jari tengah, merupakan jari yang ukurannya paling tinggi(pada dominan orang). Setinggi-tingginya seorang pemimpin, yang paling tinggi adalah ulama’. Ulama’ yang dimaksud disini adalah ulama yang wara’ atau hidupnya tidak berorientasi pada dunia. Umar bin Khattab mengatakan mereka menjadikan dunia di tangan mereka, bukan di hati mereka. Selain itu adalah alim atau memiliki suatu ilmu yang tidak hanya sebatas puas saja, tetapi juga mendalam dengan ilmu itu

3. Jari manis, menjadi tempat diletakkannya cincin pernikahan. Oleh karena itu, jari manis selalu didambakan setiap orang khususnya diharapkan oleh kelompok anak-anak muda. Seorang pembesar juga pernah mengatakan bahwa kondisi suatu negara dapat dilihat dari kondisi pemudanya. Kita pun mengenal adanya KADER, yang bisa diuraikan menjadi :

K= kreatif è Sangat dibutuhkan kreativitas untuk berdakwah

A= aktif è Sudah pasti kader yang aktif dibutuhkan dalam perjuangan dakwah demi terciptanya generasi dakwah

D= dinamis è Hidup dalam berdakwah tidak selalu di atas dan tidak selalu di bawah

E= efisien & efektif è Mampu menggunakan effort yang minimal untuk result yang maximal dalam berdakwah

R= revolusioner è Kader harus bisa cepat melakukan perubahan, dari – ke +, cepat beristighfar pada ALLAH jika salah

4. Jari kelingking, jari yang ukurannya paling kecil dan sedikit lemah. Namun kelingking dapat dianalogikan sebagai ibu (ummahat). Beliaulah yang membesarkan tiga pilar lain di atas. Sehebat apapun pemimpin, senergik apapun pemuda, sepintar apapun ulama, ummahatlah yang pastinya melahirkan mereka. Rasulullah pun memberikan 3 kriteria ummahat yang sholehah, yaitu mereka yg bila kita lihat wajahnya akan membuat kita teringat pada ALLAH, yang ketika berbicara bertambah ilmu serta pengalaman kita, dan ketika beliau bertindak/beramal dan beribadah, mengingat kita tentang akhirat

5. Ibu jari, jari yang ukuran lebarnya biasanya paling gemuk/besar. Pilar kelima inilah yang paling banyak secara kuantitas, yaitu ummat. Akan tetapi ummat tidak akan menjadi ummat yg ”jempol” jika ke-empat pilar ini tidak ”benar”. Islam dilahirkan di muka bumi untuk menang atas agama yang ada (QS 48:28) serta ada jaminan 100% dari ALLAH untuk menjadi pemenang. Pun menjadi ummat yang terbaik(QS 3:110)

Inilah kelima pilar dalam hidup kaum muslimin yang harus dijaga, sehingga mereka bisa menjadi kuat dan saling menguatkan dalam melaksanakan amar ma’ruf nahi munkar

”Semoga banyak yang dapat mengambil ilmu di dalamnya…semua kebenaran datang dari ALLAH”

7 thoughts on “Sedikit Ilmu Dari Salah Satu Pola Hidup Rasulullah

  1. aku pernah dnger klo ptg kuku rasul tu dri tgn kanan,dri jari tlunjuk,tengah,manis,kelingking, trs ke tangan kiri dri jari kelingking,manis,tengah,telunjuk,jempol,baru ke sebelah kanan yang jari jempol.
    Itu bener gak sih?
    Katanya hbis jri manis lnjutin ke jempol.
    Tpi knapa malah lanjut ke jari telunjuk kiri?
    Jdi gmn yg bnr ya??

  2. memberikan ilmu dari salah satu prilaku Rasulullah adalah hal yang sangat terpuji, semoga dengan bekal ilmu ini bisa memberikan filosofi hidup bagi segala umat. dengan memberikan contoh yang hanya sekecil apapun itu hingga orang lain mengerti betapa baiknya segala apa yang dilakukan oleh Rasulullah dari hal yang terkecil maupun urusan yang berkenaan dengan ibadah…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s