MATAKULIAH “MISTERIUS” YANG “HAPPY ENDING”

Ya, Wallahu’alam, semoga judul ini tidak berlebihan.

Adalah Automata dan Bahasa Formal (Autobaf) yang saya sebut di atas sebagai matakuliah yang misterius. Ya, ini tidak terlepas dari ingatan saya ketika awal melanjutkan semester 2 dulu. Dengan rasa yang penasaran, saya mencari di search engine (Google) mengenai matakuliah ini, beserta matakuliah Matematika Diskrit(MatDis) pula. Hal ini karena, nama keduanya yang cukup asing di telinga saya sehingga saya tidak dapat membayangkan sedikitpun bagaimana aspek dan tujuan dari materi matakuliah ini.

Setelah mencari dalam beberapa jam di perpus, akhirnya saya mendapatkan kesimpulan kalau Autobaf adalah konsep matematika dalam bahasa komputer sedangkan MatDis adalah bentuk matematika yang juga berhubungan dengan komputer, namun lebih kepada logika matematikanya. Ya, kurang lebih sepertri itu. Setelah tau bahwa keduanya berbau matematika alias perhitungan, ada sedikit kekhawatiran karena semester 2 akan dihadapi dengan 8SKS(3 matakuliah) yang semuanya berupa perhitungan(ditambah matematika lanjut).

Untuk Autobaf, tetap saja matakuliah inilah yang paling membuat saya penasaran, bingung, dan khawatir. Akankah matakuliah 3SKS ini bisa terlewati dengan baik? Seperti apa saya melewatinya? Lambat laun, terjawablah perlahan demi perlahan pertanyaan saya tadi.

Kesan pertama mengikuti kuliah ini adalah bingung dan sedikit kecewa karena mendapat dosen yang ”hanif” namun tidak seperti yang diharapkan sebab sedikit kurang bisa berkomunikasi kepada mahasiswanya dengan baik, termasuk kita. Alhasil, sampai beberapa pertemuan, saya belum bisa mengikuti materi yang dibawakan. Ya, saya pun sempat menyalahkan dosen tersebut karena memberikan modul(buku Kealy Dean) yang sulit dipahami bahasanya dan softcopy presentasi materi berbahasa Inggris. Suatu hal yang wajar jika ini membuat kami semua malas mempelajarinya.

Namun, alhamdulillah, sedikit dari kami ada kemauan yang kuat untuk mempelajari dan berusaha untuk fahim(paham) materi. Sehingga untuk materi awal, khususnya mulai dari FSA(Finite State Automata), banyak yang bisa dan mengerti, walaupun membutuhkan sedikit waktu lama. Saya pun mengalami sedikit kemajuan terkait matakuliah ini. Saya telah mendapat gambaran yang pasti dan jelas mengenai autobaf, yaitu matakuliah yang mempelajari pola bahasa yang digunakan oleh komputer dengan menggunakan mesin automatis yang ada(Finite State Automata, Push Down Automata, Linier Bounded Automata, dan Turing Machine). Ujung-ujungnya, matakuliah ini berlanjut dengan matakuliah Teknik Kompilasi yang mempelajari compiler.

Hmmm..tapi…datanglah hal yang mengganjal di hati dan otak, sang dosen memberikan tugas membuat program yang beliau beri nama ”program compiler”, walaupun kakek Idham mengatakan bukan compiler kalau yang seperti ini. Namun, dikarenakan penyampaian mengenai tugas ini tidak jelas, alhasil hampir setiap kelompok mengerjakan tugas yang salah. Hanya beberapa kelompok yang sedikit benar. Tugas yang ternyata adalah ”Analisis Leksikal”, bukan ”Program Compile”, pada akhirnya dibatalkan.

Tugas program pun diberikan lagi, yaitu tentang Bentuk Normal Chomsky, dan terakhir adalah program Parser, walaupun hampir saja tidak jadi diberi tugas mesin Turing. Ya, kedua tugas program inipun juga masih banyak yang salah dalam pekerjaannya. Namun, Alhamdulillah kelompok saya mendapat nilai akhir 77,7.

Oh ya, materi Autobaf yang dijelasin juga semakin sulit. Beberapa kali ada kuis mendadak yang dilakukan. Sedikit demi sedikit, pemahaman terhadap materi pun kian kurang. Namun syukurlah, di tengah kesibukan amanah, saya masih bisa mengerti walaupun itu tak banyak.

Di akhir-akhir pertemuan kuliah, dosen memberikan sedikit peluang motivasi untuk memperbaiki nilai kita. Beliau mengadakan kompetisi untuk menjawab soal-soal yang diberikan dengan iming-iming tambahan poin untuk UTS dan UAS. Syukur Alhamdulillah, di pertemuan awal kompetisi, saya bisa menyelesaikan soal pertama yang diberikan mengenai bahasa. Namun, ini juga didukung karena soal itu sudah pernah diselesaikan sebelumnya. Dan poin yang saya dapatkan UTS+10poin. Usaha dosen pun berhasil. Beliau berhasil memancing kemauan, keberanian, dan kepintaran anak-anak sehingga mereka berlomba-lomba menjawab soal. Oh ya, just information, karena matakuliah ini banyak membuang waktunya, alhasil pada akhir-akhir kuliah ini, kami dibuatkan jadwal tambahan untuk pengganti SKS yang belum terpenuhi.

Pada hari Rabu kemarinlah, matakuliah ini ditutup dengan Quiz. Soal yang dimunculkan pun tidak terduga, lain dari seperti biasanya soal yang diberikan pada kami. Syukur Alhamdulillah, saya bisa mengerjakannya dengan baik. Namun, ada satu hal yang lebih menarik, sang dosen memberitahukan kalau nilai kelas saya semuanya lulus karena minimal C. Subhanallah, begitu senang, riang, gembira, dan bahagianya saya bersama teman-teman di kelas. Seolah-olah mereka baru saja merdeka karena telah mendapatkan suatu kebebasan yang mereka damba. Senyum manis penutup pertemuan di semester untuk matakuliah ini pun disunggingkan oleh sang dosen di sela pengucapan minta maaf beliau pada kita semua. It’s okay. Walaupun nilai masing-masing individu tetap saja tergantung sama hasil akhir UAS-nya, bagi kami(termasuk saya, dengan sedikit pikiran seperti itu), semua pun berkahir dengan bahagia. Amin. Semoga. Innallaha ma’ana.(Allah bersama kita). HAMASAH!!! ”Ilkom 2008, pake P!!!”(Hehehe, ni yel-yel anak-anak waktu ngedukung tim voli putri tanding dalam PORMABA, sory ye aku kutip^_^)

==== 12 Juni 2008, udah hampir jam setengah sebelas malam nih, bobo dulu ya…Semoga hari ini berakhir dengan bahagia…Oya, si FriendQ ultah tgl 13 besok nih..hmmm…belom ada kabar dari dia, huwfhhh….========

One thought on “MATAKULIAH “MISTERIUS” YANG “HAPPY ENDING”

  1. assalamualaikum…
    salam kenal b’… aku anak madura. sekarang kelas 3 sma. aku orangnya agak gaptek. menurutku sah2 aja coz aku emang males aja ma “elektronik2” gitu. tapi tuntutan jaman berkata lain. aku udah ngirim formulir masuk ptn jurusan ilmu komputer atas titah tetua2 keluargaku. alasan mereka coz suramadu mau di buka n prospek kerja yg paling banyak dibutuhin adlh yg komputer2 gitu. menurut mbak gmn posisiku? bisa nggak aku ngejalanin kuliah yg aku mungkin cuma tau <10%nya? kalo tanya kemauan, aku ada…
    (aku curhat ni ceritanya…^_^) thx.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s