Buat Para Pemimpin – (Fathul Jihad)

Ini nasyid siyasi yang keren….met menikmati dan meresapi syairnya…

Wahai negeri belalakkan matamu
Pandang seksama
Sisi gelap bangsamu
Jangan kau berkeling dengan kata beribu
Bau busuknya menyengati rumput

Tikus-tikus rakus, gerogot di wajahmu
Darah dan air mata rakyat penciri bumimu
Diiringi tawa ejek penghianat bangsamu
Dan tangis kaum dhu’afa yang pilu

Kemana wahai keadilan negeri ini
Mengapa bagai ditelan bumi
Apakah keadilan negeri ini telah mati
Dibalik janji manis politisi

Wahai para pemimpin
Jangan kau bodohi kami
Dengan janji-janji yang tak berarti
Karyanya tanganmu yang akan berikan bukti
Bukan omong kosong pemikat hati

Ingatlah 2X
Mereka yang telah menunggu
Negeri ini berseri menghijau
Janganlah engkau mengorbankan citramu
Karena takkan berguna bagimu

June 14, 2009. Dakwah dalam Hidupku. 1 Comment.

Aksi BEM SI (Seluruh Indonesia) “”Koalisi Capres Cawapres Dalam Menghadapi Pilpres Juli 2009”

aksi pilpres bem si

Datang dari Barat, datang dari Timur, Mahasiswa…

Datang dari Barat, datang dari Timur, Mahasiswa…

Begitulah semangat dari teman-teman BEM SI ketika bergiliran melakukan orasi. Ya, kemarin, Jumat 15 Mei 2009, diadakan aksi simpatik BEM SI yang merupakan hasil Rakernas 2009 pada Kamis malam. Kegiatan ini dilaksanakan untuk menyuarakan aspirasi Mahasiswa mengenai koalisi Capres Cawapres yang sangat kontroversial. Aksi dipimpin oleh Koordinator Pusat BEM SI (Institut Pertanian Bogor)

Selain orasi, aksi dilengkapi dengan teatrikal yang menceritakan tentang kesengsaraan bangsa dan rakyat Indonesia yang semakin parah terlebih dengan tarik menarik koalisi capres cawapres dalam masa transisi pemimpin Indonesia Juli 2009 mendatang. Dalam ceritanya digambarkan bahwa rakyat(diperani oleh 1 orang yang berkarakter lemah) diikat dengan tali yang ditarik-menarik oleh 3 orang calon Presiden dari sisi yang berbeda.

Lagu totalitas perjuangan selalu mengiringi derap langkah dalam aksi ini. Aksi ditutup dengan pernyataan sikap dan pembacaan doa bersama.

June 6, 2009. Kegiatan Aktivis. No Comments.

Blog kaum Murtad di Indonesia

Baca dan perangilah : http://trulyislam.blogspot.com/

April 29, 2009. Artikel. 2 Comments.

Hengkang Sejenak Menghadapi UTS

Ya, just For Me…

Ma’an Najah Fi UTS….

;-)

HAMASAH!!!

Be The Best ‘n Get The Best

April 14, 2009. curahan Hati seorang Pipit. No Comments.

Akhirnya Pipit Golput Juga…

images

Ya, inilah nasibku Pemilu Legislatif kemarin, walaupun sudah berusaha mengurus surat pindah pilih Form A5 di tempat asal nun jauh di sana, tapi tetap saja, ibunda tercinta tidak bisa membantu banyak karena di rumah juga sedang repot.
Hikz…sedihnya…Sangat iri ketika melihat semangat dan kegembiraan teman-teman kemarin yang sudah berhasil nyoblos, ups, maksdunya nyontreng. Ketika ditanya, “Udah nyontreng nih?”, mereka dengan bangga mengangkat kelingking kanannya dan memperlihatkan bekas tanda pilih mereka. Uh, sedihnya…padahal kan ini momen pertama kali seumur hidup di mana saya sudah bisa milih, ya secara baru 18 tahun…
Padahal, saya juga yang menyemangati dan mengingatkan kepada hampir semua orang yang saya kenal dan yang ada di sekitar saya, termasuk keluarga, kalau pemilihan kali ini jangan sampai golput, karena itu suatu hal yang sia-sia…
Tapi, OK-lah, toh saya juga golputnya bukan karena tidak mau memilih tapi memang karena urusan administrasi yang ruwetlah yang menghadang…astaghfirullah…
Ya, semoga semua yang saya lakukan bersama teman-teman bisa menjadi kontribusi saya di dakwah siyasi nasional ini yang kelak Allah pun pasti akan membalasnya (dengan kebaikan insya Allah), walaupun saya tidak bisa memberikan suara…dan semoga pemilihan Presiden nanti pindah pilih saya sudah beres dan bisa ikut nyontreng di sini, di Malang ini, My Future. Ini baru saja mengingatkan bunda agar segera di uruskan..
Buat pembaca yang budiman, doakan ya, semoga pilpres nanti suara Pipit bisa ikut memberikan kontribusi buat Partai Dakwah Islamiyah ini…Pilihan Kita Semua…Amin Allahumma Amin… 

10 April 2009 (Kesepian yang datangnya mendadak…)

April 10, 2009. curahan Hati seorang Pipit. No Comments.

Selamat Jalan Opa Kaimuddin

Innalillahi wa inna ilaihi roji’un,

pagi ini saya cukup digentarkan dengan berita duka ini.

Opa Kaimuddin yang notabene adalah adik Opa kandung saya.

Semoga Allah SWT mengampuni segala dosanya dan menerima segala amal ibadahnya….

Serta tabah dan sabar bagi keluarga yang ditinggalkan…

laa haula wala quwwata illa billah..

March 30, 2009. curahan Hati seorang Pipit. 1 Comment.

WORKSOP JURNALISTIK

(Ku tak menyangka…)

Ya, itulah yang ku alami Sabtu pekan kemarin (28 Maret 2009). Acara workshop yang merupakan rangkaian dari acara Musyawarah Kerja (Musyker) JRMN Wilayah V ini sebenarnya saya ikuti dengan sedikit iseng dan sedikit kurang niat (astaghfirullah, ampunilah ya Allah…)

Datang dalam keadaan waktu sudah telat lebih dari 30 menit lalu tidak langsung membayar lunas uang HTM 20.000 karena belum mengambil tabungan di ATM, alias ngutang dulu sementara, hehehe. Setelah masuk, hmmm, kok terasa datar ya acara ini. Sedikit sumpek hingga akhirnya, keluar masuk selama acara berlangsung

Namun, yang ingin saya ceritakan di sini adalah pelatihan menulis 10 menit sebelum UAKI. Jujur, sedikit tegang ketika mengarang kemarin. Setelah itu, semua karya dikumpulkan dan dievaluasi oleh Pak Nassirun. Alhamdulillah, artikel saya lolos, padahal isinya hanyalah curahan hati, tidak seperti teman-teman lain yang bersastra ria. Tulisan yang saya hasilkan berjudul ”Politik, Ku Jatuh Cinta Padamu…”. Mungkin yang membuat menarik adalah kalimat judulnya.

Buku yang saya terima dan menjadi souvenir dari Pak Nassirun langsung adalah ”Meremas Sampah Menjadi Emas, Kiat menemukan hikmah dalam masalah”. Jazakallah khoir Pak Nassirun, semoga isi dari buku ini bisa saya aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Ayo Pit, semangat lagi dunkz nulisnya…Isi blogmu dengan dakwah dan dakwah…

March 30, 2009. Kegiatan Aktivis. No Comments.

Kegiatan JRMN Wilayah V

MUSYAWARAH KERJA

JARINGAN ROHIS MIPA NASIONAL (JRMN)
WILAYAH V

(JAWA TIMUR, BALI, NUSA TENGGARA)

+

WORKSHOP JURNALISTIK

Selama tiga hari berturut-turut, 27 hingga 29 Maret 2009, FORKALAM sebagai koordinator JRMN Wilayah V menyelenggarakan Musyawarah Kerja (Musyker) untuk kepengurusan periode 2008-2009. sebenarnya, pelaksanaan kegiatan ini sangat mundur dari yang dijadwalkan sekitar akhir tahun 2009, namun Alhamdulillah, kegiatan ini masih bisa dilaksanakan sebelum kepengurusan berakhir.

(more…)

March 30, 2009. Kegiatan Aktivis. 3 Comments.

Perkenankanlah Aku MencintaiMu Semampuku

(Begitu menginspirasi dan memotivasiku…^_^)

Tuhanku,

244035468m1

Aku masih ingat , saat pertama dulu aku belajar mencintaiMu

Lembar demi lembar kitab kupelajari

Tentang cinta para nabi

Tentang kasih para sahabat

Tentang mahabbah para sufi

Tentang kerinduan para syuhada

Lalu kutanam di jiwa dalam-dalam

Kutumbuhkan dalam mimpi-mimpi dan idealisme yang mengawang di awan

Tapi Rabbii,

Berbilang detik, menit, jam, hari, pekan , bulan dan kemudian tahun berlalu

Aku berusaha mencintaiMu dengan cinta yang paling utama, tapi

Aku masih juga tak menemukan cinta tertinggi untukMu

Aku makin merasakan gelisahku membadai

Dalam cita yang mengawang

Sedang kakiku mengambang, tiada menjejak bumi

Hingga aku terhempas dalam jurang

Dan kegelapan

Wahai Ilahi,

Kemudian berbilang detik , menit, jam, hari, pekan , bulan dan tahun berlalu

Aku mencoba merangkak, menggapai permukaan bumi dan menegakkan jiwaku kembali

Menatap, memohon dan menghibaMu

Allahu Rahiim, Ilaahi Rabbi,

Perkenankanlah aku mencintaiMu,Semampuku

Allahu Rahmaan, Ilaahi Rabbii

Perkenankanlah aku mencintaiMu,Sebisaku

Dengan segala kelemahanku

Ilaahi,

Aku tak sanggup mencintaiMu

Dengan kesabaran menanggung derita

Umpama Nabi Ayyub, Musa, Isa hingga Al Musthafa

Karena itu izinkan aku MencintaiMu

Melalui keluh kesah pengaduanku padaMu

Atas derita batin dan jasadku

Atas sakit dan ketakutanku

Rabbi ,

Aku tak sanggup mencintai Mu seperti Abu Bakar, yang menyedekahkan seluruh hartanya dan hanya meninggalkan Engkau dan RasulMu bagi diri dan keluarga.

Atau layaknya Umar yang menyerahkan separo harta demi jihad.

Atau Ustman yang menyerahkan 1000 ekor kuda untuk syiar dien Mu.

Izinkan aku mencintaiMu, melalui seratus-dua ratus perak yang terulur pada tangan-tangan kecil di perempatan jalan,

Pada wanita-wanita tua yang menadahkan tangan di pojok-pojok jembatan.

Pada makanan-makanan sederhana yang terkirim ke handai taulan.

Ilaahi,

Aku tak sanggup mencintaiMu dengan khusyuknya shalat salah seorang shahabat NabiMu hingga tiada terasa anak panah musuh terhujam di kakinya.

Karena itu Ya Alloh,

Perkenankanlah aku tertatih menggapai cintaMu, dalam sholat yang coba kudirikan terbata-bata,

Meski ingatan kadang melayang ke berbagai permasalahan dunia.

Rabbii,

Aku tak dapat beribadah ala para sufi dan rahib,yang membaktikan seluruh malamnya untuk bercinta dengan Mu.

Maka izinkanlah aku untuk mencintaimu dalam satu-dua rakaat lailku.

Dalam satu dua sunnah nafilahMu.

Dalam desah nafas kepasrahan tidurku.

Yaa, Maha Rahman,

Aku tak sanggup mencintaiMu bagai para al hafidz dan hafidzah, yang menuntaskan kalamMu dalam satu putaran malam.

Perkenankanlah kalamMu dalam satu putaran malam.

Perkenankanlah aku mencintaiMu, melalui selembar dua lembar tilawah harianku.

Lewat lantunan seayat dua ayat hafalanku.

Ya Rahiim

Aku tak sanggup mencintaiMu semisal Sumayyah , yang mempersembahkan jiwa demi tegaknya Dien Mu.

Seandai para syuhada, yang menjual dirinya dalam jihad nya bagiMu.

Maka perkenankanlah aku mencintaiMu dengan sedikit pengajaran bagi tumbuhnya generasi baru.

Allahu Kariim,\aku tak sanggup mencintaiMu di atas segalanya, bagai Ibrahim yang rela tinggalkan putra dan zaujahnya , dan patuh mengorbankan pemuda biji matanya.

Maka izinkanlah aku mencintaiMu di dalam segalanya.

Izinkan aku mencintaiMu dengan mencintai keluargaku,

Dengan mencintai sahabat-sahabatku,

Dengan mencintai manusia dan alam semesta.

Allaahu Rahmaanurrahim, Ilaahi Rabbi

Perkenankanlah aku mencintaiMu semampuku.

Agar cinta itu mengalun dalam jiwa.

Agar cinta itu mengalir di sepanjang nadiku

March 29, 2009. Dakwah dalam Hidupku. No Comments.

buat TATA tersayang

Ya, ini spesial buat adek saya paling kecil…

Maafkan kakak ya dek, saking sibuknya sampai lupa hari ultahmu kemaren…

so, MET MILLAD yang ke 9 semoga selalu dalam lindungan ALLAH SWT…

Amin.. Hadiahnya doa aja ya,,

hehehe ;-)

Salam sayang buat semua…

March 18, 2009. curahan Hati seorang Pipit. No Comments.

Di tengah kesibukan…

Ya ALLAH….
Jadikan LELAH ini LILLAH…
^_^

February 27, 2009. curahan Hati seorang Pipit. No Comments.

The NEW Website EM UB

Join With EM UB (Eksekutif Mahasiswa Universitas Brawijaya) Malang :
logo-em-ok
www.em-unibraw.org
THANKS!!!

AYO, RAMAIKAN LAGI DUNIA MAYA EM!!
Supported By :
Departemen Infokom EM UB
www.mysoftory.com

February 12, 2009. Uncategorized. No Comments.

Hasil Perjuanganku Di Semester 3

Ya, begitulah…beberapa hari yang lalu hasil studi semester 3 sudah keluar di siakad brawijaya…

Huwf…Syukur Alhamdulillah, walaupun IP turun tapi yang saya dapatkan jauh di atas target saya…

ya, Allah Maha Adil…Dia Maha Tahu setiap apa yang dikerjakan oleh hamba-Nya…dan pasti segala sesuatu yang dilakukan hamba-Nya akan mendapatkan balasan yang sesuai…

Oh ya, ada yang aneh lho di sini, walaupun IP saya turun, IPK-nya naik loh..aneh ya..tapi ini nyata…walaupun IPKnya naiknya cuma sedikit…

1 hal yang paling saya kaget juga adalah nilai yang saya dapatkan untuk 1 mata kuliah..saya mentargetkan dapat A, tapi ternyata…hikz…

Tapi sudahlah, nasi telah menjadi bubur, mau protes juga percuma…hehe..

Oh ya, SELAMAT ya buat ukhti Betha, saudariku yang menjadi saingan beratku di kelas..hehehe..atas IPnya yang lebih tinggi daripada saya untuk kedua kalinya…wah, semakin mengejar IPK-ku nih..hehehe…jangan sampai terkejar deh..amin…hehehe..

Semoga kita bisa selalu bersaing secara sehat!!! Salam kompak selalu dan met beramanah dengan tantangan-tantangan yang baru!!!

SEMANGAT PIT, HARAPAN  ITU MASIH ADA!!!

February 3, 2009. curahan Hati seorang Pipit. 2 Comments.

Hari Dilemma (29 Januari 2009)

Ya, hari ini, 29012009, menjadi hari yang telah membuat saya dilemma dalam mengambil keputusan yang pastinya besar kecilnya akan mempengaruhi kehidupan saya ke depannya…

Amanah, inilah satu hal yang jujur, sulit untuk diucapkan maupun dilakoni, karena ini adalah suatu hal yang sangat berat. Sebenarnya, amanah menjadi sarana pembelajaran kita, bagaimana kita bersikap, bertindak, menghadapi sesuatu yang kita sukai maupun tidak, berkomunikasi dengan orang lain bahkan diri kita sendiri, adu pendapat, perang pemikiran, buat kesepakatan, menyusun strategi, siap menghadapi kekalahan maupun kemenangan, hal-hal ini akan kita dapatkan semuanya dalam amanah jika kita emban dengan baik dan bersungguh-sungguh…

Lalu, apa sebenarnya yang menjadikan saya dilemma hari ini? Ya, 1 hal, ketidaksiapan. Jujur saya sangat senang dengan amanah yang direkomendasikan ke saya ini karena ini mencerminkan kepercayaan mereka yang seamanah ini kepada saya. Senang banget…sebab suatu kepercayaan itu tidak mudah diberikan begitu saja, tanpa ada manfaat yang bisa kita berikan atau telah kita berikan..tanpa adanya LOYALITAS atau kesetiaan…

Maafkan saya ikhwahfillah, tawaran itu saya belum bisa terima, masih terlalu dini ukhti, akhi, masih banyak yang lebih berpotensi dan lebih siap daripada saya…Amanah itu terlalu tinggi untuk saya, walaupun kata salah seorang ikhwan bahwa ”Amanah yang tiada batas ini diembankan kepada kita, manusia-manusia yang penuh dengan keterbatasan”…Wallahu’alam…

Ada yang mengatakan bahwa amanah ini boleh saja dibarengi dengan yang lain dan kita bisa saling bertukar pengalaman di dalammnya..Iya ukhti, saya paham, tapi kita sadarkan, di antara hal yang kita barengi itu, pasti ada salah satunya yang harus kita dominankan, Fiqh Prioritas…dan saya belum bisa menjanjikan prioritas ini jatuh ke amanah ini…belum…

Tapi walaupun begini keputusan saya, saya harap kalian dapat memaklumi dan tidak berakhir dengan kebencian terhadap saya. Cukup beramanah satu tingkat di bawah ini insya Allah sudah pantas untuk saya mengembannya…Ingat! Belum siap bukan berarti tidak siap kan?!! Allah pun akan memberikan keyakinan pada saya untuk berani memilih menjalankan amanah ini ketika saya sudah siap menjalani porsi yang lebih dari amanah ini dibandingkan dengan amanah satu tingkat di bawahnya dan saya yakin, waktu dan kesempatan untuk memilih mengemban amanah ini dengan sepenuh hati saya jika Allah berkehendak…Allah-lah yang Maha Tahu..

SEMOGA KITA TETAP BISA BERAMANAH DI MANAPUN KITA BERADA dan semoga dengan menerima amanah satu tingkat di bawah amanah ini membuat saya siap untuk menjalankan amanah-amanah saya di lingkungan yang lain atau pun membuat saya siap untuk menerima amanah yang ditawarkan ini ke depannya di kesempatan yang lain…Amin, Allahumma amin…

HAMASAH! HARAPAN ITU MASIH ADA!!!

February 3, 2009. curahan Hati seorang Pipit. 3 Comments.

FATWA MUI-GOLPUT HARAM

Ya, satu lagi fatwa MUI (Majelis Ulama Indonesia) yang dideklarasikan secara bersamaan dengan fatwa rokok haram, yaitu GOLPUT (Golongan Putih) Haram…

Ya, tidak jauh beda dengan fatwa satunya, fatwa ini juga sangat kontroversial karena momen waktu juga sangat mendukung yang dalam hal ini tidak lama lagi akan ada Pemilu untuk legislatif insya Allah 9 April 2009.

Tanggapan yang lebih banyak muncul otomatis juga dari berbagai partai politik serta pengamat politik, tapi tidak kalah banyak juga, respon juga muncul dari masyarakat. Karen ketika mendengar berita ini saya sedang di Kediri, otomatis saya banyak mendapatkan gambaran respon masyarakat dari wilayah Kediri. Izinkan saya berpendapat lagi tentang fatwa satu ini…

Ada yang bilang kalau golput, atau tidak memilih sama sekali, tidak boleh dilarang karena notabene itu kan hak pilih masing-masing, kenapa mau dilarang? Kan karepku dewe(kan terserah aku)..itu kata sebagian orang…

Ada sebagiannya lagi yang bilang, kenapa golput itu diharamkan sedangkan korupsi tidak ada fatwa haramnya, padahal sudah jelas mana yang lebih berdosa…

Ada yang lain lagi mengatakan, golput terjadi karena sudah tidak adanya lagi kepercayaan masyarakat terhadap calon pemimpin baik eksekutif maupun legislatif yang akan dipilih, atau dalam bahasa awamnya, mereka sudah ”kenyang banget” sama janji-janji palsu yang diikrarkan dengan mudahnya oleh para calon ketika kampanye berlangsung, padahal setelah mereka terpilih, apakah janji-janji itu terpenuhi? Maka hanya Allah dan mereka yang tahu….

Eh, ada yang lebih ekstrim lagi lho…KH Abdurrahman Wahid dalam salah satu wawancaranya mengungkapkan kesedihannya terhadap MUI atas keluarnya fatwa ini, beliau khawatir ada ”pembayaran” dibalik hal ini..Astaghfirullah, na’udzhubillah…Ada juga masyarakat yang mengatakan kalau MUI itu sangat dipercayai masyarakat, oleh sebab itu janganlah MUI mengeluarkan fatwa yang mengakibatkan ketidakpercayaan masyarakat kepada MUI…

Terus bagaimana dengan pendapat saya?

Jujur sebenarnya saya juga awalnya tidak terlalu yakin dengan fatwa ini, tetapi setelah saya pikir-pikir, sebenarnya memang selayaknya gitu…Ada yang mengatakan kalau Golput tidak haram, tapi sia-sia, karena susah senangnya akan dialami juga, akan dirasakan juga walaupun suara itu tidak ditujukan ke siapapun…Benar sekali pendapat ini, dan justru itulah saya berpikir, Kesia-siaan dari Golput inilah yang membuat tindakan ini haram…Sepaham saya, bukankah segala sesuatu yang sia-sia wajib di jauhi oleh muslim, bahkan seingat saya ada dalil yang menyatakan bahwa hendaknya Muslim menghindari segala sesuatu hal yang tidak berguna baginya, karena bisa jadi hal yang tidak berguna itu akan membawa mudharat baginya…

”Sesungguhnya beruntung orang-orang yang beriman, (yaitu) orang yang khusyuk dalam shalatnya,

Dan orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan)

yang tidak berguna…”

(QS Al Mu’minuun : 1-3)

Terus, bagaimana dengan fatwa korupsi? Saudaraku yang semoga senantiasa dirahmati Allah dan saudaraku, pembaca yang budiman, bukankah korupsi itu sudah jelas haramnya? Bukankah korupsi adalah tindakan yang mendzhalimi dan segala sesuatu yang dzalim dibenci oleh Allah…seperti tertera di hadits Arba’in ke-24 :

Abu Dzar Al-Ghifari ra. menerangkan bahwa Nabi SAW bersabda tentang apa yang beliau riwayatkan dari Rabbnya ‘Azza wa Jalla, sesungguhnya Dia berfirman :

”Wahai hamba-Ku, sesungguhnya Aku telah mengharamkan kezaliman kepada diri-Ku dan Aku menjadikan kezaliman itu haram di antara kamu. Oleh karena itu, janganlah kamu menzalimi!!!”

Nah, sudah jelas kan, dibenci Allah = haram, lantas apakah masih perlu fatwa dari MUI untuk halal haramnya hal ini? Saya rasa sudah tidak perlu…Karena bukankah fatwa itu dikeluarkan untuk hal yang syubhat, belum jelas halal haramnya, makanya ada fatwa yang dikeluarkan untuk menjelaskan hukumnya…

Lalu, bagaimana caranya kita membangun kepercayaan pada calon yang akan kita pilih ataupun partai yang kita berikan hak suara kita untuk mereka? Kalau saya boleh kasih saran, hendaknya memilih partai yang jelas ideologi dan tujuannya apa, membawa visi misi apa, jauh dari kecurangan apalagi korupsi. Jangan khawatir, masih ada kok partai yang seperti itu, walaupun di tengah-tengah berjubel partai yang kenyak dengan janji omong kosongnya. Masih ada kok partai yang benar-benar mempunyai ideologi berasaskan suatu hal yang kebenarannya telah dijanjikan oleh Sang Maha Pencipta, satu-satunya Dzat yang janjinya tidak pernah lalai dan pasti adanya…Ya, apalagi kalau bukan partai yang berasaskan ideologi Islam…Selalulah minta petunjuk kepada Allah, partai manakah yang masih memenuhi kriteria partai yang ”pantas” untuk dipilih ini…Partai ini berisikan manusia yang semata-mata pasti mempunyai khilaf dan salah, tapi ditengah-tengah fitrah dan kodratnya itu, kita tetap bisa melihat, apa saja hal-hal yang mereka perjuangkan itu dan bagaimana caranya untuk mencapainya…Masih bisa kan?!

Memilih untuk golput ataupun tidak bersuara sama saja dengan DIAM dan diam itu sama saja dengan tidak memikirkan nasib bangsa ke depan seperti apa atau masih memikirkan sebenarnay namun tidak berani mengeksplor pemikiran itu terlebih untuk memperjuangkannya..

Duh, bagaimana jadinya ya, jika jumlah yang golput semakin banyak?? Berarti sangat jelas donk kalau pemimpin yang terpilih nantinya sama sekali tidak membawa aspirasi rakyat, karena bagaimana caranya mau membawa aspirasi kalau rakyatnya saja tidak mau memberikan ataupun mentransferkan aspirasinya….Fiuwh…jadi serba salah kan?

Oleh karena itu saya mengajak saudaraku tercinta untuk menjauhi hal-hal yang membawa kesia-siaan, untuk tetap melakukan hal yang tidak sia-sia, untuk tetap menggunakan hak pilihnya, untuk tetap menyampaikan aspirasinya kepada sang calon pemimpin, serta untuk tetap terus mengamati partai dan calon mana yang ”pantas” saya pilih..

”PILIHLAH DENGAN HATI!!!”

February 3, 2009. Dakwah dalam Hidupku. 1 Comment.

FATWA MUI “ROKOK HARAM”

Ya, liburan kali ini saya dihibur dengan berita yang cukup kontroversial mengenai salah satu fatwa MUI (Majelis Ulama Indonesia) yang menyatakan bahwa rokok itu haram. Berita ini pertama kali saya tahu dari radio Jayabaya Kediri yang setiap pagi diputar oleh tante saya. Alhamdulillah, satu kebenaran lagi sedang ditegakkan…Izinkanlah saya berpendapat tentang hal ini yang mana pendapat ini juga sudah sempat saya sampaikan lewat forum SMS di radio tersebut…

Rokok Haram? Itu sudah jelas saya rasa. Kenapa? Karena kita semua sepakat kan kalau rokok merusak kesehatan?! Tidak hanya itu bos, rokok juga merusak lingkungan dan orang-orang yang tidak berdosa pun kena akan imbasnya. Saya sadar dan sangat paham kalau tembakau adalah salah satu devisa terbesar Indonesia dalam perekonomiannya, tapi biarpun tambang emas, kalau merusak apa gunanya? Kenapa hal yang merusak masih saja dipertahankan??? (more…)

February 3, 2009. Dakwah dalam Hidupku. No Comments.

Optimalisasi Syuro

Oleh Ust. M. Anis Matta, Lc

“Syuro punya fungsi psikologis dan fungsi instrumental. Fungsi psikologis terlaksana dengan menjamin adanya kemerdekaan dan kebebasan yang penuh bagi setiap peserta syuro untuk mengekspresikan pikiran-pikirannya secara wajar dan apa adanya. Tapi, tentu saja setiap orang punya cara yang berbeda-beda dalam mengekspresikan dirinya. Jika ruang ekspresi tidak terwadahi dengan baik, akan terjadi konflikyang kontraproduktif dalam syuro.”

(more…)

February 3, 2009. Artikel. No Comments.

Melawan “Setan JIL” di Sarangnya

Alhamdulillah, ternyata banyak sekali artikel-artikel penting dan bermanfaat di laptop saya, yang tanpa saya sadari keberadaannya, yang harus disebarkan kepada semua orang, salah satunya adalah artikel ini…Walaupun artikel ini sudah sangat lama, semoga kita bisa mengambil makna dan tsaqofah di dalamnya,,,
= = = = = = = = = = = = = = =
Melawan “Setan JIL” di Sarangnya
Oleh : Erros Jafar 20 Apr, 05 – 7:21 am

Pengantar Redaksi:
Pada tanggal 16 April 2005 lalu, berlangsung acara bedah buku di UIN (alias IAIN) Jakarta. Buku yang dibedah berjudul “Ada Pemurtadan di IAIN” karya Hartono Ahmad Jaiz. Pemrakarsa acara tersebut adalah anak-anak JIL.

(more…)

February 3, 2009. Dakwah dalam Hidupku. No Comments.

Obama dan Dunia

Ya, hari ini, 21 Januari 2009, dunia sedang membicarakan Obama setelah semalam dilantik secara resmi menjadi Presiden AS yang ke-44. Semua media tidak mungkin tidak menampilkan beritanya. Acara pelantikan Obama pun sudah memecahkan rekor dengan pengunjung sebanyak 2 juta lebih. Ya, begitulah, sebab memang Presiden ini cukup kontroversial menjadi Presiden pertama yang berkulit hitam di negeri Adidaya itu.

Banyak hal yang mungkin tidak ada habisnya jika kita membahas orang no. 1 di AS ini. Dimulai dari dia yang pernah tinggal di Indonesia, tepatnya daerah Menteng Jakarta dan ayahnya yang beragama Islam, seorang warga negara Indonesia. Nama Islam, Hussein, juga melekat di tengah namanya. Masa kecilnya dia lalui di Indonesia, walaupun ia melanjutkan sekolahnya di Hawai bersama ibunya, seorang Kristen.

Pidato kenegaraannya pertama sebagai seorang Presiden semalam sangat ditunggu-tunggu. Obama menyampaikan selama kurang lebih 20 menit. Dia menyinggung masalah perdamaian dunia, pemanasan global, dan hubungan dengan negara-negara Muslim. Seluruh dunia menyaksikan dan merayakan acara pelantikan ini.

Di setiap negara punya cara tersendiri dalam menyaksikan acara ini. Indonesia salah satunya. Di SD Menteng 1 Jakarta, diselenggarakan acara khusus untuk merayakan pelantikan ini, dengan membuat poster-poster yang salah satunya menampilkan foto Obama sewaktu di Indonesia bersama teman-teman sekolahnya. Acara ini juga diselenggarakan bersama warga AS yang tinggal di Indonesia yang mendukung Partai Demokrat Obama. Acara yang lebih unik lagi, terjadi di salah satu sekolah dasar di Solo. Murid-muridnya mengadakan semacam pawai kecil dengan membawa poster berbagai macam ukuran yang tak lain memasang foto Obama diiringi kata-kata pujian dan kekaguman mereka padanya.

Berbagai macam harapan yang terlontarkan dari seluruh dunia buat Obama. Di Paris dan Roma, warga lebih mengharapkan Obama dapat melakukan perubahan dalam hal perdamaian dunia. Di Irak, warga menginginkan Obama segera menarik tentara AS yang masih berada di sana dan mengembalikan tentara Irak yang ditawan. Di Gaza City, tidak jauh beda dari Irak, harapan mereka AS dapat segera membantu menyelesaikan perang Palestina dan Israel.

Ya, membahas perang ini, Israel telah menarik pasukannya dan menyatakan gencatan senjata secara sepihak 2 hari sebelum Obama dilantik dan Hamas mengklaim hal ini adalah kemenangan Palestina. Bisa jadi Israel memang sengaja melakukan gencatan senjata ini karena mereka akan melakukan perundingan dengan pemerintah AS yang baru terkait perang ini. Intinya ”cari muka” dan ”menarik simpati” AS.

Dalam pidatonya, walaupun menyebutkan tentang negara-negara Muslim, sama sekali tidak keluar dari ucapannya mengenai perang Zionisme ini, tentang bagaimana tindakan AS atas nama pemerintahannya yang baru ke depan, turun tangan menghentikan perang ini. Padahal, warga Muslim khususnya yang ada di Palestina, sangat menantikan hal tersebut.

Saya yakin, Obama memang belum berani untuk menyebutkan hal di atas secara rinci, dan bukan hanya itu, semua dalam pidatonya memang masih sangat global. Salah satunya, AS akan membuat awal yang baru dalam hubungan dengan negara-negara Muslim. Silakan telaah kata-kata ”awal yang baru”, apa maksudnya? Bukankah melaksanakan perang yang baru juga adalah awal yang baru? Bukankah membuat perdamaian juga adalah awal yang baru? Ambigu memang…

Lalu, apa yang diharapkan Indonesia kepada pemerintahan baru AS ini? Yusuf Kalla sebagai wakil presiden RI menyinggung masalah perekonomian. Beliau mengatakan Obama harus segera menyelesaikan permasalahan ekonomi di AS, karena dengan begitu perekonomian dunia termasuk Indonesia akan ikut membaik. ”Tidak perlu ke Indonesia, Obama cukup memperbaiki perekonomian AS, maka perekonomian kita bisa menjadi lebih baik”, begitu kurang lebih ucapan beliau ketika diwawancarai di stasiun TV.

Sangat disayangkan, kenapa hanya hal itu yang disinggung beliau. Sebagai negara dengan penduduk Muslim paling banyak sedunia, harusnya beliau juga menyoroti hal yang berhubungan dengan dunia muslim, khususnya masalah perang dan perdamaian. Bukankah ini juga tak kalah pentingnya? Sikap Indonesia masih abstrak memang mengenai hal ini…

Jika orang-orang telah menyampaikan harapannya kepada Obama ke depan dalam pemerintahannya, maka izinkan saya juga untuk menyampaikannya…

”Sebagai orang yang bercita-cita menjadi Muslim Negarawan, saya mengucapkan selamat kepada Anda, telah resmi menjadi Presiden negara berkuasa ini. Banyaknya pujian dan perayaan yang diberikan khusus untukmu, tapi semoga saja tidak membuatmu terlena akan hal-hal duniawi ini, sebab pujian hanya tepat ditujukan untuk Sang Maha Pencipta. Orang-orang itu menunggu kontribusimu, mereka menanti kerja nyatamu, mereka menginginkan perubahan lebih baik yang kau janjikan, termasuk saya. Jika memang engkau sangat peduli dengan perdamaian dunia, janganlah engkau menjadi seperti presiden sebelummu yang pemerintahannya mempunyai misi Zionisme. Dengan berkeluargakan orang Muslim, tentunya engkau sudah kenal dan paham Islam kan? Maka janganlah pemerintahanmu menyiksa dunia Islam, membantu peperangan terhadap negara-negara Islam, JANGAN!!! Bila perlu, bantulah untuk menghapus ISRAEL dari PETA DUNIA ini dan perangi ZIONISME!!! Semoga Allah memberi hidayah-Nya dalam pemerintahanmu ke depan…Amin. Sedikit untuk saudaraku di Palestina sana, janganlah lengah, karena gencatan senjata sepihak ini sudah pasti adalah tak-tik Israel Laknatullah, entah rencana lain apa lagi yang mereka inginkan, entah mereka mau cari muka dengan pemerintahan baru Obama, entah mereka mau cari simpati dengan dunia, entah mereka mau membuat serangan tiba-tiba, ataupun entah mereka mau memancing Hamas dan pihak Palestina menyerang terlebih dahulu agar pandangan dunia menjadi negatif kepada kalian…entahlah, intinya JANGAN LENGAH SAUDARAKU TERCINTA!!! Tetaplah Allah ghayatuna, Muhammad qudwatuna, Al Quran dusturuna, Al Jihad sabiluna…ALLAHU AKBAR!!!”

January 21, 2009. Dakwah dalam Hidupku. 1 Comment.

Keajaiban Dari Palestina

Ya, itulah judul taujih subuh yang saya dengar hari ini. Taujih ini dikutip dari Majalah Tarbawi edisi 25 April 2002, sudah lama kan?! Tapi insya Allah tetap bermakna dan dapat dijadikan perenungan…Saya sangat bersyukur, Allah menjadikan mabitku lebih berarti dengan mendengar taujih ini…Mari kita simak bersama :
= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = =
Keajaiban Dari Palestina
(Oleh : KH. Rahmat Abdullah)

Anak itu nyalakan api
Kini berkobar dan membakar
Di parasnya Agama memancar
Dan cahaya Alhaq bersinar
Kedua tangannya menghunus pedang keberanian
Atau bom kaca yang menggelagar
“Ananda, telah kuserahkan engkau
Kepada Tuhan Penguasa Qadar
Berjihadlah dengan tegar
Karena kezaliman pasti kan buyar
Esok semua algojo penyiksa kan jatuh terkapar
Dan bendera Tauhid kan berkibar
Nantikan dengan sabar”
(Ghazi Khalid Alhajiji dalam Atthiflu qad Auqada Naraha)

Keajaiban Kebangkitan
Palestina. Ajaib bangsa yang satu ini. Mereka miskin, tetapi mampu memberi banyak kepada saudara-saudara Arab mereka, dunia Islam dan ummat manusia. Mereka terjajah, tetapi mampu memberi pelajaran paling mahal, bagaimana mereka punya jiwa merdeka sebelum tubuh mereka terbebaskan. Ajaib pemuda mereka, melecehkan dunia yang degil, korup, dan hipokrit dengan sindiran paling nyinyir; mengukir kematian mereka sendiri dengan guratan paling artistik. Ya, seni kematian paling spektakuler di jaman ini.
Alangkah panjang dusta Yahudi, menyihir dengan sedengki-dengki sihir agar kaum Muhajirin, di Madinah, kala itu, tak lagi dikaruniai anak-anak. Allah memberi jawaban telak; lahirlah anak-anak pertama kaum Muhajirin, Abdullah bin Zubair. Bapaknya, Zubair bin Awwam, adalah salah seorang pionir dalam Islam. Ibunya, Asma, panitia hijrah, di hari-hari haidlnya yang pertama. Kakeknya, Abu Bakr Shiddiq yang kesertaannya bersama Rasul SAW abadi tercatat dalam Al Qur’an, khususnya dalam hijrah yang agung (QS. At-Taubah : 40)
Ya, besar nian kedunguan Yahudi yang mengatakan. ”Tangan Allah terbelenggu,” padahal tangan-Nya selalu terbuka. Ia berikan kepada bangsa Palestina yang berani serta bangsa yang sejalan dan sejiwa, lebih dari satu Khansa dan ia akan terus memberikan beribu Khansa, Sumayyah, Hanzhalah, Ja’far, Zaid dan beribu Usamah. Mereka yang menikmati benar kenikmatan syahid dan kebanggaan diangkatnya keluarga mereka sebagai syuhada, orang-orang yang menikmati panjangnya hidup dalam kematian mereka. Bahkan tak patut disebut mati.
Engkau yang bersedih wahai dunia yang jauh, jangan menambah sedih dengan tercenung begitu lama. Dunia tak pernah berubah di tangan orang-orang pengecut. Ia hanya maju dan merdeka di tangan para pemberani. Salah satu kedermawanan bangsa Palestina ialah keberanian mereka mendobrak mitos Yahudi adalah segala-galanya.
Apa yang diajarkan dunia beradab kepada kita? Kesopanan, intelektualitas, etika, hak asasi manusia, kesetaraan? Lihatlah, bagaimana mereka telah menyihir dan memutarbalik makna. Siapa yang menyihir begitu banyak bangsa untuk percaya atau sekurang-kurangnya menggunakan istilah penjajahan (kolonialisme) dengn pemakmuran (isti’mar), teror sebagai penyelamatan, da’wah sebagai teoritis, keshalihan sebagai keterbelakangan. Mereka ajarkan kita untuk memisahkan politik dari agama dan sebaliknya. Mungkin itu benar bila dikaitkan sejarah agama-agama yang para pemukanya (rijalud dien) menjadi pembenar kedzaliman raja-raja tanpa mahkota. Mereka membuat mitos dan sabda untuk membenarkan kedzaliman raja bermahktota. Bagaimana mungkin politik dikosongkan dari agaam dan agama dijauhkan dari politik, sementara seluruh gagasan dari membangun dan mempertahankan negara Zionis, semua dilandasi sabda-sabda, ayat-ayat, semangat, dan klaim keagamaan.

= = = = = = = = = = = = = = =
”Berikan doamu yang terbaik buat Palestina, danamu yang terbesar buat Mereka, karena sesungguhnya mereka tidak membutuhkan orang-orang seperti kita, mereka di sana kuat dan sanggup untuk menghadapi serangan Zionis, akan tetapi, mereka SANGAT kekurangan sarana…Oleh karena itu, GIVE UR PRAY FOR THEM AND ONE MAN ONE DOLAR!!!”

January 17, 2009. Dakwah dalam Hidupku. No Comments.

Older Entries Next Page »